Fungsi Induktor, Jenis dan Cara Kerjanya

Fungsi Induktor, Jenis dan Cara Kerjanya – Pada komponen elektronika terbagi menjadi komponen pasif dan komponen aktif. Komponen pasif merupakan komponen yang tidak membutuhkan tegangan dari komponen lain (luar). Salah satu jenis komponen pasif yaitu induktor, lalu apa pengertian induktor, fungsi induktor, cara kerja induktor dan jenis-jenis dari induktor ?

Pengertian Induktor

Coil kumparan atau biasa disebut dengan induktor adalah sebuah komponen pasif elektronika yang terbuat dari lilitan kawat yang membentuk kumparan dan akan menghasilkan medan elektromagnetik ketika dialiri arus listrik.

Medan magnet tersebut dapat menyimpan energi namun kemampuan medan magnet untuk menyimpan energi dalam waktu yang pendek. Kemampuan menyimpan energi tersebut dapat diterapkan pada alat elektronika untuk keperluan tertentu.

Induktansi adalah istilah untuk kemampuan dari induktor dalam menyimpan energi. Satuan dari induktansi yaitu Henry (H). Namun untuk satuan Henry yang biasa digunakan pada rangkaian elektronika yaitu satuan turunan seperti mili Henry atau micro Henry. Simbol huruf yang dipakai induktor pada rangkaian elektronika yaitu “L”.

Bentuk dan Simbol Induktor

Induktor memiliki bentuk sebuah lilitan yang terbuat dari bahan penghantar seperti tembaga. Berikut bentuk induktor dan simbol induktor:

simbol induktor atau coil kumparan
Simbol Induktor
jenis induktor coin kumparan
Bentuk Induktor

Nilai Induktansi Induktor

Nilai induktansi dari induktor dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya :

  1. Jumlah Lilitan : Apabila semakin banyak jumlah lilitan pada sebuah induktor maka akan semakin besar pula nilai induktansinya dan sebaliknya semakin sedikit jumlah lilitan maka semakin kecil nilai induktansinya.
  1. Diameter Induktor : Apabila semakin besar diameter dari sebuah induktor maka akan semakin besar pula nilai induktansi yang dihasilkan.
  1. Panjang Induktor : Semakin panjang sebuah induktor maka akan semakin kecil nilai induktansi yang dihasilkan, dan sebaliknya semakin pendek induktor maka semakin besar nilai induktansinya.
  1. Permeabilitas Inti : Nilai induktansi induktor tergantung dari bahan yang digunakannya, contoh bahan inti yang biasa digunakan pada induktor yaitu udara, toroid, besi atau ferit.

Fungsi Induktor

Induktor adalah komponen elektronika yang mempunyai fungsi pokok menghasilkan medan magnet yang disebabkan oleh arus listrik yang mengalirinya. Medan magnet tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan dari rangkaian elektronik yang ingin dibuat. Berikut beberapa pengaplikasian induktor sebagai filter, pembangkit frekuensi dan transformasi arus.

Baca Juga : Fungsi Relay

Fungsi Induktor sebagai Filter

Filter adalah sebuah proses yang digunakan untuk menyaring atau memilah suatu benda yang diinginkan. Pada elektronika fungsi induktor sebagai filter yaitu dengan menyaring frekuensi tertentu untuk dapat dilanjutkan dan frekuensi tertentu untuk diblok.

Pengaplikasian : Pada rangkaian low pass filter, high pass filter dan band pass filter.

Fungsi Induktor sebagai Trafo

Trafo adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menurunkan tegangan atau menaikan tegangan. Trafo terbentuk dari dua lilitan yang disejajarkan. Induktor disini merupakan komponen penyusun dari trafo dan digunakan untuk menghasilkan arus tertentu.

Pengaplikasian : Trafo Step Up atau Trafo Step Down.

Baca Juga : Pengertian Trafo, Jenis dan Fungsi Trafo

Fungsi Induktor sebagai Osilator

Medan magnet yang dihasilkan induktor dapat berisolasi dan menghasilkan frekuensi tertentu dengan cara diresonansikan dengan kapasitor dan resistor.

Pengaplikasian : Radio

Cara Kerja

Hukum Faraday adalah dasar dari cara kerja sebuah induktor. Dimana sebuah induktor diberi arus yang melewati kawat lilitan maka timbul medan induksi disekitar induktor tersebut.

Nilai dari induktansi dipengaru oleh faktor yang sudah disebutkan diatas dan begitulah cara kerja dari sebuah induktor.

Jenis-jenis

  1. Air Core Inductor
    Merupakan jenis induktor dimana inti yang digunakan yaitu dari udara.
  2. Iron Core Inductor
    Jenis Induktor dengan besi sebagai bahan penyusun inti induktor.
  3. Ferrite Core Inductor 
    Sesuai dengan namanya, inti induktor ini terbuat dari ferrit.
  4. Torroidal Core Inductor 
    Jenis induktor ini dengan inti yang berbentuk lingkaran O yang menyerupai donat.
  5. Laminated Core Induction 
    Induktor jenis ini menggunakan inti yang terdiri dari beberapa lapis lempengan logam yang ditempelkan secara paralel dan setiap lempengan logam diberikan isolator.
  6. Variable Inductor 
    Nilai induktansi dari induktor jenis ini dapat diubah-ubah sesuai dengan keinginan. Bahan ferit yang dapat diputar merupakan bahan inti yang digunakan.

Demikian pengertian dari induktor dan fungsi serta pengaplikasiannya, cara kerja dan jenis-jenisnya. Dimana pengaplikasian induktor tergantung pada kegunaan dari rangkaian tersebut.

Referensi :

  1. Skemaku : Fungsi Induktor dan Jenis-jenis Induktor pada Komponen Elektronika