Fungsi Light Dependent Resistor (LDR)

Fungsi Light Dependent Resistor (LDR) – Dalam dunia elektronika terdapat banyak sekali komponen elektronika yang memiliki fungsi atau peran tersendiri pada bidang elektronika, ada yang berfungsi sebagai sensor, penguat arus atau tegangan dan juga ada yang berfungsi sebagai otak dari sebuah rangkaian.

Pada resistor terdapat jenis resistor yang memiliki fungsi sebagai ‘sensor cahaya’, yaitu resistor LDR atau Light Dependent Resistor.

Apa itu Resistor Light Dependent Resistor

Resistor adalah salah satu jenis komponen yang digunakan untuk menghambat arus yang mengalirinya. Salah satu jenis resistor yaitu resistor Light Dependent Resistor. Lalu apa itu Resistor Light Dependent Resistor?

Resistor Light Dependent Resistor adalah resistor yang nilai resistensinya atau hambatannya tergantung dari cahaya yang diterima resistor tersebut, sesuai dengan namanya yaitu Light Dependent Resistor atau “Resistor yang tergantung dengan Cahaya”.

Bentuk dan Karakteristik

Bentuk, simbol dan bagian dari resistor Light Dependent Resistor (LDR) seperti gambar berikut :

resistor ldr adalah
Resistor
simbol resistor ldr
Simbol Resistor
bagian resistor LDR
Bagian Resistor

Pada gambar diatas dapat dilihat bahwa resistor Light Dependent Resistor terdiri dari 3 bagian yaitu bagian

  1. Area Elektroda
  2. Cadnium Suphide (CdS)
    CdS merupakan bahan semikonduktor.
  3. Kaki Resistor

Karakteristik Light Dependent Resistor (LDR)

Karakteristik dari resistor Light Dependent Resistor (LDR) sangat sederhana, dapat dilihat pada grafik berikut :

karakteristik resistor ldr
Karakteristik Resistor

Dari grafik diatas, apabila kondisi gelap maka resistor ini akan menghasilkan nilai resistansi yang tinggi, sedangkan apabila kondisi semakin terang maka nilai resistansi semakin kecil.

Berikut contoh spesifikasi dari reistor Light Dependent Resistor (LDR) :

  • Tegangan maksimum (DC): 150V
  • Konsumsi arus maksimum: 100mW
  • Tingkatan Resistansi/Tahanan : 10Ω sampai 100KΩ
  • Puncak spektral: 540nm (ukuran gelombang cahaya)
  • Waktu Respon Sensor : 20ms – 30ms
  • Suhu operasi: -30° Celsius – 70° Celcius

Cara Kerja Light Dependent Resistor (LDR)

Dengan melihat gambar resistor diatas bahwa terdapat beberapa komponen dari resistor, berikut cara kerja dari resistor Light Dependent Resistor (LDR) :

Sebuah arus listrik dapat menyalakan sebuah komponen elektronika dengan cara mngealirkan elektron-elektronnya pada bahan konduktor. Pada bahan konduktor, elektron dengan mudah bergerak karena nilai resistansinya yang rendah.

Resistor Light Dependent Resistor (LDR) terbuat dari bahan semikonduktor dengan nilai resistansi yang tinggi sehingga elektron pada resistor ini sedikit. Pada kondisi gelap atau kurang cahaya, elektron akan terkunci pada bahan semikonduktor, sedangkan pada kondisi terang elektron akan bergerak bebas.

Dengan itu maka ketika cahaya yang diterima oleh bahan CsD semakin terang maka nilai resistansinya semakin kecil sedangkan sebaliknya, apabila cahaya yang diteriam CsD semakin gelap maka akan semakin besar nilai resistansi resistor.

Setelah cahaya diterima oleh bahan CsD pada resistor kemudian dikirim ke bagian elektroda sehingga elektron dapat bergerak dan menghasilkan arus listrik dapat mengalir.

Fungsi Light Dependent Resistor (LDR)

Fungsi dari resistor Light Dependent Resistor (LDR) yaitu sebagai sensor cahaya untuk rangkaian elektornika sederhana. Resistor ini dapat diterapkan pada lampu penerangan jalan, lampu taman dan lain sebagainya.

Pada lampu penerangan jalan resistor ini dirangkai sedemikian rupa untuk menyala apabila kondisi gelap dan mati ketika kondisi terang.

Baca Juga : Fungsi Relay

Contoh Rangkaian

Berikut rangkaian contoh rangkaian lampu otomatis dengan menggunakan resistor Light Dependent Resistor (LDR) :

Rangkaian Resistor LDR IC BC547
Contoh Rangkaian

Pada gambar diatas terdapat transistor BC547 yang digunakan sebagai saklar pada rangkaian ini. Transistor tersebut merupakan transistor jenis NPN. Terdapat juga resistor 100k ohm dan resistor Light Dependent Resistor (LDR) yang disusun seperti diatas dan diumpankan pada kaki basis transistor. Dengan itu maka apabila kondisi gelap maka nilai resistansi resistor akan tinggi dan arus akan mengalir ke kaki basis transistor BC547. Apabila arus yang mangiliri kaki basis transistor cukup maka akan terdapat arus yang lebih besar mengaliri LED dan LED akan menyala.

Baca Juga : Transistor

Dan sebaliknya apabila kondisi terang maka resistansi resistor Light Dependent Resistor (LDR) akan tinggi dan arus tidak akan cukup untuk mengaliri kaki basis transistor, sehingga tidak ada arus yang cukup untuk membuat LED menyala.

Baca Juga : Cara Menentukan Kode Warna Resistor