Pengertian IC (Integrated Circuit) : Jenis dan Fungsinya

Pengertian IC (Integrated Circuit) : Jenis dan Fungsinya- Integrated Circuit atau biasa disebut dengan IC merupakan salah satu komponen aktif elektronika yang memiliki banyak fungsi, sesuai dengan jenis dari IC itu sendiri. Lalu gimana bentuk IC itu, pengertian IC, bagaimana sejarah penemuan dari IC, serta apa saja jenis dan fungsi dari IC.

Pengertian IC (integrated Circuit)

IC merupakan kepanjangan dari Integrated Circuit, disebut juga microelectronic circuitmicrochip, or chip, merupakan rakitan komponen elektronik yang dibuat menjadi satu unit, di mana gabungan dari perangkat aktif (misalnya, transistor dan dioda) dan perangkat pasif (misalnya, kapasitor dan resistor) serta interkoneksinya dibangun di atas substrat tipis dari bahan semikonduktor (biasanya silikon).

Sirkuit yang dihasilkan dari gabungan komponen tersebut adalah “chip” monolitik kecil, yang berukuran beberapa sentimeter persegi atau hanya beberapa milimeter persegi. Komponen sirkuit individu umumnya berukuran mikroskopis.

Sejarah Intergrated Circuit (IC)

Intergrated Circuit berawal pada penemuan transistor pada tahun 1947 oleh William B. Shockley dan timnya di Laboratorium Telepon dan Telegraf Perusahaan Bell Amerika. Tim Shockley (termasuk John Bardeen dan Walter H. Brattain) menemukan bahwa, dalam keadaan yang tepat, elektron akan membentuk penghalang di permukaan kristal tertentu, dan mereka memanipulasi penghalang ini dengan mengendalikan aliran listrik pada kristal.

Mengontrol aliran elektron melalui kristal memungkinkan untuk membuat perangkat yang dapat melakukan operasi listrik tertentu, seperti amplifikasi sinyal, yang sebelumnya dilakukan oleh tabung vakum. Mereka menamakan perangkat ini sebagai transistor, dari kombinasi kata transfer dan resistor.

Pada tahun 1958 Jack Kilby dari Texas Instruments, Inc., dan Robert Noyce dari Fairchild Semiconductor Corporation secara independen memikirkan cara untuk mengurangi ukuran sirkuit lebih jauh. Mereka meletakkan jalur yang sangat tipis dari logam (biasanya aluminium atau tembaga) langsung pada bahan yang sama dengan perangkat mereka.

Jalan kecil ini bertindak sebagai kabel. Dengan teknik ini seluruh rangkaian dapat “terintegrasi” pada satu bagian bahan padat dan sirkuit terpadu (IC) yang dibuat. IC dapat berisi ratusan ribu transistor individu pada selembar bahan seukuran kacang polong. Bekerja dengan tabung vakum sebanyak itu akan terasa aneh dan mahal. IC sekarang digunakan secara luas di semua lapisan masyarakat, dari mobil hingga pemanggang roti hingga wahana taman hiburan.

Jenis-Jenis Integrated Circuit (IC)

Integrated Circuit atau biasa disebut dengan IC secara umum memiliki dua jenis, yaitu IC Analog dan IC Digital

Integrated Circuit (IC) Analog

IC Analog atau disebut juga dengan IC Linear merupakan sirkuit yang biasanya hanya menggunakan beberapa komponen dan merupakan jenis IC yang paling sederhana. Secara umum, sirkuit analog terhubung ke perangkat yang mengumpulkan sinyal dari lingkungan atau mengirim sinyal kembali ke lingkungan. Misalnya, mikrofon mengubah suara vokal yang berfluktuasi menjadi sinyal listrik dengan tegangan yang bervariasi.

Sirkuit analog kemudian memodifikasi sinyal dengan cara yang bermanfaat, seperti menguatkannya atau memfilternya dari kebisingan yang tidak diinginkan. Sinyal seperti itu mungkin kemudian diumpankan kembali ke pengeras suara, yang akan mereproduksi nada yang awalnya diambil oleh mikrofon.

Penggunaan khas lainnya untuk rangkaian analog adalah untuk mengontrol beberapa perangkat sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang berkelanjutan. Sebagai contoh, sensor suhu mengirimkan sinyal yang berbeda-beda ke termostat, yang dapat diprogram untuk menghidupkan dan mematikan AC, pemanas, atau oven begitu sinyal mencapai nilai tertentu.

Fungsi IC Analog

  1. Power Amplifier atau Pengaut Daya
  2. Penguat Sinyal Mikro (Microwave Amplifier)
  3. Penguat RF dan IF (RF and IF Amplifier)
  4. Regulator Tegangan (Voltage Regulator)
  5. Voltage Comparator
  6. Multiplier
  7. Penerima Frekuensi Radio (Radio Receiver)
  8. Penguat Sinyal (Signal Amplifier)
  9. Penguat Operasional (Operational Amplifier / Op Amp)

Contoh IC Analog : IC LM324

IC LM324
IC LM324

Jenis IC LM324 berfungsi sebagai komparator, yaitu membandingkan tegangan dari input sensor dengan tegangan input dari resistor. IC ini terdapat 4 Penguat Opreasional atau Quad Op-Amp.

Harga IC LM324 : 1.500an Via Tokopedia

Integrated Circuit (IC) Digital

Sirkuit digital, di sisi lain, dirancang untuk hanya menerima voltase nilai tertentu yang diberikan. Sirkuit yang hanya menggunakan dua status dikenal sebagai sirkuit biner. Desain sirkuit dengan jumlah biner, “on” dan “off” mewakili 1 dan 0 (misal, True dan false), menggunakan logika aljabar Boolean. (Aritmatika juga dilakukan dalam sistem bilangan biner yang menggunakan aljabar Boolean.) Elemen-elemen dasar ini digabungkan dalam desain IC untuk komputer digital dan perangkat terkait untuk melakukan fungsi yang diinginkan.

Fungsi IC Digital

  1. Memory
  2. Clock
  3. Microprocessor (Mikroprosesor)
  4. Microcontroller
  5. Flip-flop
  6. Gerbang Logika (Logic Gates)
  7. Timer
  8. Counter
  9. Multiplexer
  10. Calculator

Contoh IC Digital : IC 555

IC 555
IC 555

Jenis IC ini merupakan IC yang yang digunakan sebagai timer atau pewaktu, IC ini memiliki 8 kaki dan memiliki harga yang sangat murah

Harga IC 555 : 2000an via Tokopedia