Pengertian Sensor Infrared

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya mengenai sensor, Sensor adalah indra dari sebuah rangkaian elektronik. Sensor dapat mendeteksi pergerakan atau perubahan dari suatu benda. Salah satu jenis sensor yang terdapat pada rangkaian elektronika adalah sensor infrared.

Sensor Infrared

Sensor infrared adalah komponen elektronika yang dapat mengidentifikasi cahaya infra merah (infra red). Sensor infra merah atau detektor infra merah saat ini ada yang dibuat khusus dalam satu modul dan dinamakan sebagai IR Detector Photomodules. IR Detector Photomodules adalah sebuah chip detektor inframerah digital yang di dalamnya terdapat fotodiode dan penguat (amplifier).

Sensor InfraRed atau infra merah juga biasa disebut dengan sensor IR. Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi suatu benda dengan cara memancarkan sinar inframerah dan akan ditangkap kembali oleh penerimanya.

LED Inframerah adalah suatu bahan semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Pengembangan LED dimulai dengan alat inframerah dibuat dengan galliumarsenide. Cahaya infra merah pada dasarnya adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang yang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio, dengan kata lain inframerah adalah warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang, yaitu sekitar 700 nm sampai 1 mm.

Bentuk Sensor InfraRed

Sensor Infrared Proximity adalah salah satu contoh dari sensor infrared atau sensor IR. Sensor infra merah jenis ini adalah sebuah modul yang sudah dirangkai dari berbagai komponen elektronika. Berikut bentuk dari Sensor Infrared Proximity :

Bagian Sensor Infrared Proximity
Bagian Sensor Infrared Proximity

Pada gambar diatas adalah bagian-bagian penyusun dari sensor inframerah proximity, terdapat bagian LED IR, resistor variable, Integrated Circuit, dan pin atau kaki. Setiap komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing, berikut fungsi dari bagian atau komponen dari sensor infra merah proximity :

IR Emitter : berfungsi untuk memancarakan sinar infra merah yang berfungsi untuk mendeteksi suatu benda.

IR Receiver : berfungsi untuk menangkap sinar inframerah yang dipantulkan oleh suatu benda.

Resistor Variabel : resistor yang dapat diubah-ubah nilai resistansinya, berfungsi untuk mengubah jarak pembacaan sensor.

Power LED : berfungsi untuk menunjukan kondisi dari sensor itu sendiri, dalam kondisi hidup atau mati.

LED Obstacle : berfungsi untuk menunjukan adanya rintangan atau tidak yang ada didepan sensor.

IC : berfungsi sebagai otak dari sensor, IC digunakan untuk membandingkan sinyal analog dan menghasilkan sinyal digital.

Pin Out : berfungsi sebagai pin keluaran dari sensor infra merah.

Pin Ground : digunakan untuk menghubungkan sensor dengan tegangan negatif atau ground.

Pin Vcc : digunakan untuk menghubungkan sensor dengan tegangan positif yang berguna untuk menghidupkan sensor.

Cara Kerja Sensor Infra Merah

Sensor ini akan bekerja dengan cara memancarkan sinar inframerah menggunakan LED IR Emitter, apabila sinar inframerah tersebut mengenai sebuah benda yang ada didepannya maka sinar tersebut akan memantul kembali dan akan diterima oleh LED IR Receiver yang berjenis photodioda. Kemudian data tersebut seperti kecepatan cahaya, lama waktu cahaya inframerah kembali, akan diproses untuk menghasilkan jauh dari benda tersebut dari sensor.

Pengaplikasian Sensor Infrared

Sensor inframerah dapat diimplementasikan di berbagai jenis rangkaian, seperti :

  1. Robot Line Follower
  2. Pengontrol jarak jauh
  3. Sensor jarak
  4. Sistem parkir otomatis
  5. Dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Sensor inframerah atau infrared (IR) adalah salah satu jenis sensor yang bekerja dengan cara memancarkan sinar inframerah dan pantulan dari sinar tersebut akan dibaca oleh penerima dari sensor. Sensor ini dapat bekerja sebagai pembaca jarak dari suatu benda yang ada didepannya. Selain itu sensor ini juga dapat diterapkan pada berbagai jenis rangkaian elektronika.